Rabu, 26 September 2012

Tugas PBD MINGGU 3


Nim                                   : 10.39010.0002 & 10.39010.0042
Nama                                : Angga Sabastian & Abdul Alim
Email                                 : kertaslipat1@gmail.com
HP                                    : 081 808 123 096
Tugas Mata Kuliah            : Pemrograman Basis Data II
Materi Konsultasi              : Practice 1
Tugas Minggu ke               : Minggu 3
Nama Dosen                     : Titik Lusiani, M.Kom, OCA
Blog Dosen                       : http://blog.stikom.edu/lusiani

Tugas Saya : Tugas Saya

Kamis, 07 Juni 2012

Resume Part 8-13


RESUME BAHASA INDONESIA
I.ALINEA
            Suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat
Berdasarkan fungsinya alinea diklasifikasikan dalam 2 macam
1.      Kalimat topik/kalimat pokok
2.      Kalimat penjelas/pendukung
Persyaratan paragraph / alinea
1.      Perlu kesatuan
2.      Perlu kepaduan
3.      Kesatuan = membicarakan satu gagasan
4.      Kepaduan = seluru kalimat saling terkait
Jenis alinea
            Menurut posisi kalimat topiknya:
1.      Alinea deduktif
2.      Alinea induktif
3.      Alinea deduktifinduktif
4.      Alinea penuh kalimat topic
Menurut sifat isinya :
1.      Alinea persuasive
2.      Alinea argumentative
3.      Alinea naratif
4.      Alinea deskriptif
5.      Alinea ekspositoris
Menurut fungsinya dalam karangan
1.      Alinea pembuka
2.      Alinea pengembang
3.      Alinea penutup
Alinea pembuka : isi alinea pembuka bertujuan mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karangan
Difungsikan untuk  :
·         Menghantar pokok pembicaraan
·         Menarik minat dan perhatian pembaca
·         Menyiapkan atau menata pikirian pembaca untuk mengetahui isi seluru karangan
Alinea Pengembang : bertujuan mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan dalam alinea pembuka
Difungsikan untuk :
·         Mengemukakan inti persoalan
·         Member ilustrasi atau contoh
·         Menjelaskan hal yang akan diuraikan pada alinea berikutnya
·         Meringkas alinea sebelumnya
·         Mempersiapkan dasar atau landasan bagi simpulan
Alinea Penutup
·         Berisi simpulan bagian karangan
·         Dimaksudkan untuk mengakhiri karangan
·         Tidak boleh terlalu panjang
·         Harus berisi simpulan sementara atau simpulan akhir sebagain cerminan inti karangan
·         Dapat menimbulkan kesan yang mendalam bagi pembaca

II.PENGEMBANGAN ALINEA
            Berkaitan dengan :
1.      Posisi kalimat topic
2.      Fungsi alinea
3.      Sifat informasi yang akan di sampaikan
Pengembangan alinea
1.      Metode definisi
2.      Metode proses
3.      Metode contoh
4.      Metode sebab-akibat/akibat-sebab
5.      Metode umum-khusus/khusus-umum
6.      Metode klasifikasi
7.      Metode perbandingan
Metode definisi
            Apakah dan siapakah pahlawan itu? Pahlawan adalah orang yang berpahala . mereka yang berbuat baik, melaksanakan kewajiban dengan baik , berjuang tanpa pamrih adalah pahlawan

Metode Proses
            Cara pertama untuk membuat semen melalui proses basah yaitu dimulai dengan mencampur semua bahan baku dengan air

Metode Contoh
            Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat,tepat,dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas

Metode Sebab-akibat/akibat sebab
            Kasus kerusuhan batam lebih banyak dipicu oleh perlakuan diskriminatif terhadap pekerja Indonesia.

III. Tema, Topik, Judul Tulisan Dan Kerangka Karangan

            Tema :
dapat berarti sesuatu yang telah di uraikan
berasal dari bahasa yunani , thitenai atau yang berarti menempatkan atau meletakkan
Pengertian tema dapat dilihat dari dua sudut
1.      Sudut karangan yang telah selesai
2.      Sudut proses penyusunan sebuah karangan

Topik :
Pokok pembicaraan/pokok permasalahan
Bersifat lebih khusus/konkret karena pada dasarnya merupakan penjabawran lebih lanjut dari tema
Ciri-Ciri Topik
1.      Bersifat umum dan belum terurai
2.      Harus sesuatu yang nyata/tidak boleh abstrak
Contoh Topik
1.       Topik : Dampak buruk aborsi
2.      Tujuan : membuktikan dampak buruk aborsi ditinjau dari sudut kesehatan dan moral

Judul
Merupakan penjabaran/perincian dari topic
Bersifat lebih spesifik dan telah mengandung permasalahan yang lebih jelas atau lebih terarah
Topic dapat menjadi judul karangan
Syarat-Syarat Judul yang baik
1.      Harus relevan/bertalian dengan tema
2.      Harus provokatif/menarik
3.      Harus singkat
Kerangka Karangan
Merupakan rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan
Berfungsi untuk mengarahkan
Dibentuk dengan menggunakan system tanda atau kode tertentu
Macam kerangka Karangan :
1.      Kerangka topic
2.      Kerangka kalimat
Kerangka topic : terdiri atas kata,frasa , dan klausa & tidak memerlukan tanda akhir titik karena tidak memerlukan kalimat lengkap
Kerangka Kalimat : unsure-unsurnya berupa kalimat lengkap , bersifat resmi & memerlukan tanda akhir titik

IV. Penulisan Karangan Ilmiah
            Macam Karangan
1.      Karangan non ilmiah : karangan yang tidak terikat pada karangan baku
2.      Karangan semi ilmiah atau ilmiah popular : karakteristiknya berada di antara ilmiah dan non ilmiah
3.      Karangan ilmiah : memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang meyangkut metode dan penggunaah bahasa

Karangan ilmiah adalah karya tulis yang didalamnya berisi gagasan ilmiah , disusun dengan menggunakan bahasa ilmiah berdasarkan hasil penyelidikan / fakta-fakta ilmiah
Manfaat penyusunan karangan ilmiah
1.      Penulis akan terlatih mengembangkan keterampilan membaca yang efektif
2.      Penulis akan terlatih mengembangkan hasil bacaan dari berbagai sumber bacaan
3.      Penulis akan dapat meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasikan fakta secara jelas dan sistematis
4.      Penulis akan memperoleh kepuasan intelektual
5.      Penulis turut memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

                         Ciri - Ciri karangan Ilmiah :
                                     1. Menyajikan fakta obyektif
                                     2. penulisan Cermat
                                     3. Tidak Mengejar Keuntungan pribadi
                                     4. Sistematis
                                     5. Tidak emotif
                                     6. Selalu didukung oleh data
                                     7. memuat kebenaran
                                     8. Tidak melebih-lebihkan sesuatu
Bahasa Tulis Ilmiah
Ragam bahasa Ilmiah
1. cendikia
2. lugas
3. jelas
4. formal
5. bertolak dari gagasan
6. obyektif
7. konsisten

V.PENULISAN KARYA ILMIAH
 
Kutipan,Catatan Kaki, Daftar Pustaka          
            Kutipan : pinjaman pendapat dari seseorang , baik yang berupa tulisan dalam buku , majalah ,surat kabar , jurnal , bentuk tulisan lainnya , serta dalam bentuk lisan seperti hasil pidato dan sebagainya
            Fungsi :
1.      Landasan teori
2.      Penguat pendapat penulis
3.      Penjelasan suatu uraian
4.      Bahan bukti untuk menunjang uraian
Catatan Kaki
            Fungsinya adalah menunjukan sumber informasi bagi pernyataan ilmiah yang terdapat dalam tulisan ilmiah
Pemakaiannya : mendukung ke abashan penemuah atau pernyataan
Referensi silang , yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halam berapa , hal yang sama di bahas di dalam tulisan


Ibid
Singkatan dari ibidium = sama dengan diatas
Ibid dipakai apabila kutipan diambil dari sumber yang sama dengan yang langsung mendahului
Ibid tanpa nomor halaman dipakai bila bahan yang dikutip diambil dari nomor halaman yang sama
Op.Cit
Singkatan dari opera citati = karya yang telah di kutip
Dipakai untuk menunjuk kepada sumber yang telah diselingi oleh sumber lain
Loc.Cit
Singkatan dari loco citati= tempat yang telah dikutip
Dipergunakan kalau menunjuk kepada halaman yang sama dari suatu sumber yang telah disebut sebelumnya dengan lengkap , tetapi diselingi oleh sumber lain
Nomor halaman tidak dicantumkan dalam penggunaan loc.cit , oleh karena nomor halaman itu dengan sendirinya sama dengan nomor halaman dalam karya yang disebut sebelumnya
Daftar RUJUKAN/REFERENSI/Daftar Pustaka
1.      Merupakan daftar acuan/daftar rujukan yang dirujuk oleh penulis dalam karya tulis ilmiahnya
2.      Merupakan bagian dari skiap ilmiah
3.      Memerlukan kecermatan & ketelitian


Senin, 09 April 2012

Resume B.INDO Part 1-6

KONSEP DASAR BAHASA INDONESIA
Dua Cara Berkomunikasi
1.       Secara Verbal
Di lakukan dengan menggunakan alat atau media bahasa :
-Lisan
-Tulis
2.       Secara Non Verbal
Dilakukan dengan menggunakan media selain bahasa:
-Simbol
-Isyarat
-Kode
-Bunyi-bunyian
FUNGSI BAHASA
Bahasa berfungsi sebagai :
.Berkomunikasi
.Mengekpresikan diri
.Berintegrasi & beradapatasi social
.Kontrol Sosial
RAGAM BAHASA
                Ragam bahasa yaitu variasi bahasa yang terjadi karena pemakaian bahasa
5 RAGAM BAHASA
-Ragam Lisan
-Ragam Tulis
-Ragam formal
-Ragam semiformal
-Ragam nonformal

LARAS BAHASA
Laras Bahasa Yaitu
Kesesuaian bahasa yang dipakai dengan fungsi pemakai
Macam-macam laras bahasa:
-Laras ilmiah
-Laras sastra
-Laras jurnalistik
-Laras hokum
-Lasar kedokteran

EJAAN dan MENGEJA
Ejaan : Seperangkat aturan pelambangan bunyi,bahasa,pemisahan,penggabungan dan penulisannya dalam suatu bahasa
Mengeja : Kegiatan melafalkan huruf,suku kata, atau kata
RUANG LINGKUP EYD
.Pemakaian huruf :
.Penulisan huruf
.Penulisan kata
.Penulisan unsur serapan
.Pemakaian tanda baca

PEMAKAIAN HURUF
Membicarakan masalah yang mendasar dari suatu bahasa : abjad, vocal, konsonan, pemenggalan, nama diri

PENULISAN HURUF
1.       Huruf Kapital
2.       Huruf Miring

PENULISAN KATA
ü  Kata Dasar
ü  Kata Turunan
ü  Bentuk Ulang
ü  Gabungan Kata
ü  Kata Depan di,ke,dari
ü  Kata Sambung si, sang
ü  Singkatan dan akronim
ü  Angka & lambang bilangan

PEMAKAIAN TANDA BACA
1.       Tanda titik
2.       Tanda koma
3.       Tanda titik koma
4.       Tanda titik dua
5.       Tanda hubung
6.       Tanda pisah
7.       Tanda elipis
8.       Tanda Tanya
9.       Tanda seru
10.   Tanda kurung
11.   Tanda kurung siku
12.   Tanda petik
13.   Tanda petik tunggal
14.   Tanda garis miring
15.   Tanda penyingkat atau apostrop

DIKSI
Penggunaan kata dalam berbagai kesempatan harus memperhitungkan ketepatan dan kesesuaiannya
Tepat>Maknda, logika, maksud
Sesuai>Konteks Sosial
FUNGSI DIKSI
Melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verba
Membentuk gaya ekspresi yang tepat sehingga dapat diterima dengan tepat oleh pembaca

KALIMAT
Kalimat merupakan bentuk bahasa atau wacana yang digunakan sebagai sarana untuk menuangkan dan menyusun gagasan secara terbuka agar dapat dikomunikasikan kepada orang lain
Kalimat adalah bagian ujaran yang mempunyai struktur minimal subjek dan predikat, mempunyai intonasi dan bermakna
UNSUR KALIMAT
Unsur kalimat adalah unsure sintaksis yang terdiri dari
Subjek,Predikat,Objek,Pelengkap,Keterangan
-          Subjek adalah bagian kalimat yang menunjukan pelaku sosok (benda), semua hal, atau masalah yang menjadi pangkal/pokok pembicaraan
-          Predikat adalah menyatakan keadaan,situasi,jumlah sesuatu yang di miliki
-          Objek adalah bagian kalimat yang melengkap Predikat , diisi oleh nomina,frasa nominal atau klausa
-          Pelengkap adalah bagian kalimat yang melengkapi Predikat , letak pelengkap umumnya di belakang P yang berupa verba
-          Keterangan adalah bagian kalimat yang menerangkan berbagai hal tentang bagian kalimat yang lainnya

KALIMAT EFEKTIF
Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas , dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat
Ciri-ciri kalimat efektif
1.       Kesepadanan
2.       Kepararelan
3.       Ketegasan
4.       Kehematan kata
5.       Kepaduan gagasan
6.       Kelogisan bahasa
7.       Kevariasian

KESEPADANAN
keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan, dibangun    melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik
Ciri Kesepadanan
1.       Mempunyai struktrur jelas
2.       Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan tindak menggunakan kata depan
3.       Tidak terdapat subjek ganda
4.       Predikat kalimat tidak dihadhului oleh kata yang

KEPARARELAN
Kepararelan atau kesejajaran bentuk adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat
KETEGASAN
Merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan
Cara penekanan dalam kalimat :
1.       Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat
2.       Melakukan pengeulangan
3.       Melakukan pengontrasan kata kunci
4.       Menggunakan partikel penegas
PENEKANAN KATA
Menempatkan kata yang ditonjolkan di awal kalimat
KEHEMATAN KATA
Kehematan adalah upaya mengihndari pemakain kata yang tidak perlu
Dapat dilakukan dengan cara
-          Menghilangkan pengulangan subyek
-          Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
-          Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
-          Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
KESATUAN GAGASAN
Kesatuan gagasan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam sebuah kalimat
KELOGISAN
Kelogisan adalah terdapatnya arti kalimat yang logis/masuk akal dan penulisannya sesuai EYD.



KEVARIASIAN
-          Variasi kalimat disebut juga Parafrasa
-          Penulis harus berusaha menghindarkan pembaca dari keletihan kebosanan
Variasi kalimat dapat dilakukan dengan cara
   

Kalimat aktif dan Kalimat Pasif
2.       Stilistika
3.       Elips atau pelesapan
4.       Penggabungan
5.       Permutasian
6.       Sinonim
7.       Ekuatif
8.       Meletakkan kata modal
9.       Menggunakan frasa
KALIMAT AKTIF/PASIF
Pengubahan dengan cara yaitu obyek kalimat aktif menjadi subyek pada kalimat pasif dan subyek pada kalimat aktif menjadi pelengkap pada kalimat pasif
STILISTIKA
Yaitu Predikat dan Obyek pada kalimat aktif menjadi Subyek pada kalimat pasif
ELIPS/PELESAPAN
Pelepasan dilakukan pada bagian tertentu dalam suatu kalimat atau bagian itu diganti dengan bentuk yang lebih pendek tanpa mengubah makna kalimat
PENGGABUNGAN
Ide yang berkaitan erat dapat dinyatakan dalam kalimat majemuk
PERMUTASIAN
Permutasian yaitu mengedepankan fungsi-fungsi sintaktis tertentu tanpa merubah makna kalimat
Fungsi sintaktis adalah unsur-unsur dalam kalimat yang menempati fungsik SPOPelK